Kehidupan

Jangan Pernah Merasa Paling Terpuruk.

Assalamualaikum teman-teman shalih dan shalihah ku..
Sebelumnya aku mau tanya, Apakah kamu pernah menangis, senangis-nangisnya?
Kalo pernah, kamu hebat.
Apakah kamu pernah kecewa, sekecewa-kecewanya? Kalo pernah, kamu juga hebat.
Lalu, apakah kamu pernah putus asa, seputus asa-putus asanya? Aku harap ini jangan pernah terjadi.
Oke. Hebat. Kenapa aku bilang hebat? Karena, orang yang menangis, dan orang yang kecewa adalah mereka yang mempunyai naluri jiwa. Kenapa begitu? Karna dengan menangis dan kecewa itu artinya kamu memiliki sebuah rasa. Rasa apa itu? Yaitu sebuah rasa yang selalu disebut dengan istilah Perasaan.
Tapi jika diantara kamu pernah ada yang merasa putus asa bahkan sampai melukai diri sendiri dengan mengakhiri hidup hingga mati, sungguh kamu lebih keji daripada kaum hewani.

Teman-teman.. Ketika kita merasa sakit hati akan suatu hal, boleh jadi Allah SWT ingin tahu seberapa besar rasa yang kita punya? Dan seberapa kuat iman yang kita punya juga? Tidak ada satu orang pun yang tidak punya masalah, bahkan Rasulullah SAW saja yang sudah dijamin akan iman dan balasan surgaNya, masih saja dihantui dengan beribu-ribu masalah. Apalagi kita? Manusia fasik yang entah bagaimana kabarnya di hari akhir nanti.

Apapun masalah yang sedang kita rasa, jangan pernah merasa kitalah yang paling terpuruk. Bahkan boleh jadi, banyak orang diluar sana yang keterpurukannya melebihi dari apa yang kita rasa. Marah, lalu kecewa. Kecewa, lalu menangis, setelah menangis lalu meredam. Itulah yang tepat.
Rasa amarah itu manusiawi, karna salah satu kodrat manusia yaitu memiliki hawa nafsu, dan jika berakibat merasakan suatu kemarahan itu masih dalam hal wajar. Tapi, marah tetap harus di takar kadar amarahnya salah satunya yaitu dengan memperbanyak mengucapkan istighfar.
Lalu kecewa dan menangis, hampir semua kalangan pernah merasakan ini. Baik muda maupun tua, semua pernah merasa kecewa lalu menangis. Bahkan balita yang tidak jadi dibelikan mainan pun bisa kecewa lalu menangis. Dan apakah kecewa dan menangis itu dilarang? Yaa tentu tidak. Sama hal nya dengan amarah, itu masih wajar karna manusia itu diciptakan sebagai perasa, memiliki rasa rahman. Selagi masih dalam kadar itu tidak apa-apa.

Kuncinya, seburuk apapun keadaan kita, jangan pernah merasa gagal, jangan pernah merasa hancur, dinding yang selalu di paku dan dicabut kembalipun masih tetap berdiri kokoh. Bahkan dinding tidak pernah menolak jika ada paku baru yang datang. Sebesar apapun rasa sedih yang kita punya, jangan pernah merasa bahwa kita lah yang paling terpuruk. Tapi berdo’alah kepada Allah swt, minta dimudahkan dan segera dileraikan atas masalah-masalah yang sedang menimpa. Semoga bermanfaat..

2 tanggapan untuk “Jangan Pernah Merasa Paling Terpuruk.”

Tinggalkan komentar