Kehidupan

3 Cara Allah Menjawab Doa Hamba-Nya

Assalamu’alaikum teman-teman shalih-shalihahku.. Selamat membaca kembali blogku. Blog kali ini, aku akan sedikit berbagi ilmu pada teman-teman semua mengenai “3 Cara Allah SWT Menjawab Do’a Hambanya-Nya”. Mungkin teman-teman semua sudah tahu, bahkan ahli dalam ilmu ini. Tapi di blogku kali ini, insyaallah dapat menambah lagi ilmu teman-teman semua.
Perlu diketahui bahwa Allah SWT, menjawab do’a-do’a hambanya dengan tiga cara:
1. Ya, aku kabulkan sekarang.
2. Nanti, aku ingin lihat usahamu dulu.
3. Tidak, aku punya pilihan yang lebih baik.

Mari simak ayat-ayat dibawah ini:

  1. Ayat pertama
    ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ

Berdoalah kalian kepadaku, niscaya aku akan mengabulkannya untuk kalian.
(QS. Ghafir: 60).

2. Ayat kedua

سَأَلَكَ عِبَادِى عَنِّى فَإِنِّى قَرِيبٌ‌ۖ أُجِيبُ دَعۡوَةَ ٱلدَّاعِ إِذَا دَعَانِ‌ۖ فَلۡيَسۡتَجِيبُواْ لِى وَلۡيُؤۡمِنُواْ بِى لَعَلَّهُمۡ يَرۡشُدُونَ

“Dan apabila bamba-bamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah)-Ku dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.”
(Q.S. Al-Baqarah [2]: 186).

3. Ayat ketiga

وَعَسَىٰ أَنْ تَكْرَهُوا شَيْئًا وَهُوَ خَيْرٌ لَكُمْ ۖ وَعَسَىٰ أَنْ تُحِبُّوا شَيْئًا وَهُوَ شَرٌّ لَكُمْ ۗ وَاللَّهُ يَعْلَمُ وَأَنْتُمْ لَا تَعْلَمُونَ

“Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui”
(Q.S. Al-Baqarah [2]: 216).

Nah teman-teman, Sesungguhnya Allah SWT itu sangat suka dengan hambanya yang selalu meminta, Allah Swt juga sangat mencintai hamba-bambanya yang selalu mencurahkan isi hatinya. Namun, perlu diketahui bahwa setiap doa yang kita panjatkan, tidak mesti diijabah pada saat itu sesuai keinginan kita. Boleh jadi, Allah SWT menjawabnya dengan cara lain.

Nabi SAW mengatakan bahwa ada tiga bentuk pengabulan doa sebagaimana terdapat dalam hadis berikut,

مَا مِنْ مُسْلِمٍ يَدْعُو بِدَعْوَةٍ لَيْسَ فِيهَا إِثْمٌ وَلَا قَطِيعَةُ رَحِمٍ إِلَّا أَعْطَاهُ اللَّهُ بِهَا إِحْدَى ثَلَاثٍ إِمَّا أَنْ تُعَجَّلَ لَهُ دَعْوَتُهُ وَإِمَّا أَنْ يَدَّخِرَهَا لَهُ فِي الْآخِرَةِ وَإِمَّا أَنْ يَصْرِفَ عَنْهُ مِنْ السُّوءِ مِثْلَهَا قَالُوا إِذًا نُكْثِرُ قَالَ اللَّهُ أَكْثَرُ

Tidaklah seorang Muslim berdoa yang tidak mengandung dosa dan tidak bertujuan memutus silaturahmi, melainkan Allah SWT akan mengabulkannya dengan tiga cara; (1). Allah akan mengabulkan doanya sesegera mungkin, (2). Allah akan menyimpan (menjadikannya pahala) baginya di akhirat kelak, dan (3). Allah akan menjauhkan darinya kejelekan. Mereka (para sahabat) berkata: “Kalau begitu, kami akan memperbanyak berdoa.” Nabi SAW lantas berkata: “Allah akan banyak menjawab doa-doa kalian.” (HR. Ahmad).

Dan, tidak semua doa yang kita panjatkan itu bisa dikabulkan oleh Allah swt. Kenapa? Karna Allah lebih tahu mana yang terbaik untuk hambanya, dan mana yang terburuk untuk hambanya. Karna seperti yang dijelaskan di salah satu ayat di atas “boleh jadi yang kita benci ternyata itu yang baik menurut Allah, dan boleh jadi pula yang kita cinta ternyata itu yang buruk menurut Allah.”

Kuncinya teman-teman, apapun isi doanya, selagi itu baik untuk dunia maupun akhirat, Yakinlah bahwa Allah selalu ada bersama kita, menerima setiap Whatsapp dari kita, lalu membaca dan membintanginya, dan urusan dibalas atau tidak tunggu saja. Boleh jadi sinyal yang kau pakai selama ini belum mencukupi kadarnya dengan sinyal yang Allah punya.

Tenang, Allah akan selalu mencatat ulang setiap diary yang kita tulis, dan menunggu sampai mana kita tidak sanggup lagi untuk menulis, dan disitulah Allah akan membalas juga menjawab semua isi diary kita. Insyaallah..

Tinggalkan komentar